Lamongan — Hari pertama masuk sekolah menghadirkan suasana penuh kegembiraan dan haru di lingkungan TKIT dan SDIT Cendekia Lamongan. Sejak pagi, antusiasme orang tua dan peserta didik sudah terlihat di sepanjang Jalan Veteran, Lamongan.
Dalam pantauan di lokasi, mobil dan sepeda motor tampak berderet di sepanjang bahu jalan. Para orang tua datang mengantarkan putra-putri mereka untuk memulai hari pertama sekolah dengan penuh semangat dan harapan.
Pemandangan hangat terlihat ketika para orang tua bergandengan tangan dengan anak-anak mereka menuju gerbang sekolah. Wajah-wajah ceria, langkah-langkah kecil penuh semangat, dan senyum bahagia menghiasi suasana pagi. Bagi sebagian anak, hari itu menjadi pengalaman baru memasuki lingkungan sekolah, bertemu guru, dan mengenal teman-teman baru.
Tak kalah antusias, sejumlah guru piket telah bersiap menyambut kedatangan para murid di gerbang sekolah. Dengan ramah, mereka menyapa dan berjabat tangan dengan setiap anak yang datang. Bahkan, beberapa guru tampak menyambut murid dengan pelukan hangat—sebuah ungkapan kerinduan, kasih sayang, dan perhatian yang tulus.
Senyum para guru seakan menembus relung hati, menghadirkan rasa nyaman dan menghapus kecanggungan di hari pertama. Sambutan tersebut menjadi pesan sederhana namun bermakna: sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga rumah kedua tempat anak-anak tumbuh dalam kasih sayang, perhatian, dan kebersamaan.
Suasana penuh keakraban itu menjadi awal yang indah untuk membuka perjalanan pendidikan pada tahun ajaran baru. Di balik genggaman tangan orang tua, pelukan hangat para guru, dan senyum ceria anak-anak, tersimpan harapan besar agar setiap murid dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan siap meraih masa depan.
Hari pertama masuk sekolah pun bukan sekadar dimulainya kembali kegiatan belajar. Ia adalah perjumpaan antara harapan orang tua, pengabdian para guru, dan mimpi-mimpi besar anak-anak yang mulai ditapaki dari gerbang sekolah.
